Keanu Reeves Berpeluang Berduet dengan Don Lee di Film James Wan

Membayangkan Keanu Reeves dan Don Lee berada dalam satu film sudah cukup membuat penggemar aksi menoleh. Apalagi cerita yang mempertemukan mereka bukan tentang dua jagoan yang langsung akur, melainkan kerja sama penuh kecurigaan antara polisi dan gangster untuk memburu orang yang sama.
Kemungkinan itu kini sedang dibicarakan melalui proyek The Gangster, The Cop, The Devil versi berbahasa Inggris. TheWrap pada 20 Oktober 2026 dan Variety dalam pemberitaan berikutnya melaporkan bahwa Reeves tengah bernegosiasi untuk membintangi film garapan James Wan tersebut. Don Lee, yang juga dikenal sebagai Ma Dong-seok, sudah terlibat untuk kembali memainkan perannya dari film asli.
Kombinasinya memang menarik, tetapi ada satu hal yang perlu dibedakan sejak awal: keterlibatan Reeves belum diumumkan sebagai kesepakatan final. Karakter yang ditawarkan kepadanya juga masih dirahasiakan. Jadi, kabar terbaru ini membuka kemungkinan duet besar, bukan pengumuman bahwa seluruh pemeran sudah lengkap.
Satu Pembunuh, Dua Orang dengan Tujuan Berbeda
Film aslinya merupakan thriller kriminal Korea Selatan garapan Lee Won-tae yang dirilis pada 2019. Ceritanya mengikuti Jang Dong-su, bos gangster yang nyaris tewas setelah diserang seseorang pada malam hujan. Ia selamat, tetapi serangan itu membuat reputasinya ikut terluka.
Jang ingin menemukan penyerangnya dan membalas perbuatan tersebut. Di sisi lain, detektif Jung Tae-seok meyakini bahwa orang yang menyerang sang gangster adalah pembunuh berantai yang sedang diburunya. Kebutuhan mencari orang yang sama akhirnya mempertemukan dua pihak yang biasanya justru saling berhadapan.
Masalahnya, bekerja sama tidak berarti tujuan mereka benar-benar sejalan. Polisi ingin membawa pelaku ke jalur hukum, sedangkan gangster mempunyai hitungannya sendiri. Bahkan ketika petunjuk mulai ditemukan, pertanyaan tentang siapa yang akan lebih dahulu mendapatkan buruan tetap mengancam kerja sama mereka.
Don Lee Kembali, Bukan Sekadar Memberi Penampilan Singkat
Dalam versi Korea, Don Lee memainkan Jang Dong-su. Kim Mu-yeol menjadi detektif Jung Tae-seok, sementara Kim Sung-kyu memerankan pembunuh yang dikenal sebagai K. Tiga karakter tersebut menjadi pusat tarik-menarik kekuasaan sepanjang perburuan.
Kembalinya Don Lee memberi hubungan langsung antara film lama dan adaptasi baru. Ia bukan hanya nama yang dipasang untuk mengingatkan penonton pada versi sebelumnya, melainkan kembali terlibat sebagai salah satu pemeran utama. Don Lee juga masuk dalam jajaran produser melalui Big Punch Global.
Bagi penonton yang sudah mengenal film aslinya, keputusan tersebut tentu memancing rasa penasaran. Karakter yang sama akan berada dalam versi cerita dengan bahasa, pemeran pendamping, dan arahan berbeda. Menarik ditunggu bagian mana yang dipertahankan serta bagaimana hubungan antartokohnya dibangun ulang.
Film Aslinya Pernah Mengisi Pemutaran Tengah Malam Cannes
The Gangster, The Cop, The Devil masuk program Midnight Screenings di Festival Film Cannes 2019. Penayangannya berada di luar kompetisi utama. Jadi, keterlibatan di Cannes merupakan catatan pemutaran festival, bukan berarti filmnya memenangkan Palme d’Or.
Dalam tulisan resmi festival ketika itu, perhatian diberikan pada perbedaan penampilan ketiga pemeran utamanya. Kim Mu-yeol disebut menambah bobot tubuh sekitar 15 kilogram untuk memerankan polisi yang harus berhadapan dengan sosok besar Don Lee. Sementara itu, penampilan Kim Sung-kyu diarahkan agar menghadirkan kesan yang lebih tajam dan mengganggu.
Detail tersebut memperlihatkan bahwa konflik filmnya juga dibangun lewat kehadiran fisik para pemain. Ketika tiga orang itu berada dalam satu adegan, mereka harus terasa mempunyai kekuatan dan ancaman yang berbeda. Adaptasi baru nantinya perlu menemukan keseimbangan serupa dengan susunan pemerannya sendiri.
James Wan Memegang Sutradara Sekaligus Produksi
James Wan akan menyutradarai proyek Paramount Pictures ini sekaligus ikut memproduksinya. Laporan Variety menempatkannya sebagai film panjang berikutnya yang ia arahkan setelah Aquaman and the Lost Kingdom pada 2023.
Di bagian produksi, Wan bekerja bersama Michael Clear dan Jason Blum melalui Blumhouse-Atomic Monster. Nama Sylvester Stallone, D. Matt Geller, Chris S. Lee, serta Lorenzo di Bonaventura juga tercantum dalam jajaran produser yang diberitakan.
Meski judulnya memakai kata “Devil”, cerita dasarnya merupakan thriller kriminal tentang pembunuh berantai, bukan pengumuman film supernatural. Daya ancamannya datang dari manusia, kepentingan yang saling bertabrakan, dan kemungkinan pengkhianatan di tengah kerja sama yang rapuh.
Proyek Lama yang Mendapat Perkembangan Baru
Rencana adaptasi berbahasa Inggris ini sudah berkembang sejak 2019. Menurut Variety, Wan bergabung dalam proyek tersebut pada musim semi 2026. Kabar negosiasi Reeves kemudian menjadi perkembangan berikutnya yang membawa proyek ini kembali dibicarakan pada Oktober.
Versi terbaru skenario ditulis Eric Pearson, berdasarkan draf sebelumnya dari Shay Hatten dan Brian Helgeland. Informasi itu menjelaskan bahwa naskahnya telah melewati beberapa tahap pengerjaan, tetapi belum membuka perubahan cerita secara terperinci.
Belum diketahui seberapa jauh versi baru akan mengikuti alur film Korea. Memindahkan cerita ke bahasa berbeda bisa tetap mempertahankan konflik utamanya sambil mengubah latar, hubungan tokoh, atau cara penyelidikannya berjalan. Semua itu masih perlu menunggu penjelasan dari tim produksi.
Keanu Reeves Akan Menjadi Polisi atau Justru Pembunuh?
Pertanyaan tersebut belum mempunyai jawaban yang terkonfirmasi. Don Lee memang kembali ke peran gangster, tetapi itu tidak otomatis memastikan Reeves akan mengambil karakter polisi. Laporan casting yang tersedia belum menyebut siapa yang akan ia mainkan.
Karena itu, menyusun bayangan tentang duet mereka masih perlu menyisakan ruang. Reeves bisa membawa karakter dengan cara yang berbeda dari peran-peran aksinya terdahulu. Proyek ini pun tidak diumumkan sebagai bagian dari dunia John Wick, melainkan adaptasi tersendiri.
Yang menarik bukan sekadar melihat dua aktor berbagi adegan pertarungan. Ketegangan cerita justru bergantung pada bagaimana mereka berbicara, saling menguji, dan mencoba memanfaatkan satu sama lain. Hubungan seperti itu membutuhkan kecocokan pemeran di luar kemampuan melakukan aksi.
Remake yang Menarik Perlu Lebih dari Nama Besar
Premis film aslinya mempunyai konflik yang mudah dipahami tanpa menjelaskan terlalu banyak: dua musuh sementara bekerja sama karena membutuhkan sesuatu dari pihak lain. Kesepakatan itu bisa runtuh kapan saja, terutama ketika mereka mulai mendekati orang yang diburu.
Tantangan versi baru adalah menjaga ketegangan tersebut tanpa hanya mengulang urutan adegan. Penonton yang sudah mengetahui ceritanya membutuhkan alasan untuk kembali mengikuti perjalanan, sementara penonton baru harus bisa menikmati film tanpa membawa pengetahuan sebelumnya.
Don Lee memberi hubungan dengan versi Korea, James Wan membawa arah penyutradaraan baru, dan kemungkinan keterlibatan Reeves menambah daya tarik pemerannya. Namun, hasil akhirnya tetap akan bergantung pada bagaimana semua unsur itu bekerja sebagai satu cerita.
Belum Ada Tanggal Tayang yang Bisa Dicatat
Laporan casting utama yang menjadi acuan belum mencantumkan tanggal rilis final. Jadwal penayangan Indonesia maupun layanan streaming lokal juga belum dapat dipastikan. Kabar negosiasi pemain tidak berarti filmnya sudah selesai atau segera tersedia untuk ditonton.
Untuk sekarang, perkembangan yang paling penting adalah status pembicaraan Reeves dan siapa saja pemeran lain yang akan bergabung. Kemungkinan mempertemukan dirinya dengan Don Lee sudah memberi bahan untuk penasaran. Tinggal menunggu apakah duet tersebut benar-benar terwujud dan bagaimana James Wan mengarahkan perburuan yang sejak awal penuh kepentingan bertabrakan ini.
