📰 Artikel

Nobody Wants This 3: Setelah Jatuh Cinta, Kini Belajar Serumah

23 Oct 2026 · oleh Anindya Prameswari
Nobody Wants This 3: Setelah Jatuh Cinta, Kini Belajar Serumah

Jatuh cinta dan cocok tinggal serumah ternyata bukan dua hal yang selalu berjalan beriringan. Saat masih berkencan, seseorang bisa memilih kapan datang dan kapan pulang. Begitu berbagi tempat tinggal, hubungan mulai berhadapan dengan kebiasaan, ruang pribadi, dan keputusan yang sebelumnya cukup dipikirkan sendiri.

Ke tahap itulah Nobody Wants This membawa Joanne dan Noah dalam musim ketiganya. Netflix merilis sepuluh episode baru pada 22 Oktober 2026, dengan Kristen Bell dan Adam Brody kembali sebagai pasangan yang sejak awal datang dari kehidupan sangat berbeda. Kali ini, mereka tidak lagi hanya mencari cara untuk bersama, tetapi mulai membangun keseharian sebagai pasangan.

Perubahan tersebut memberi serialnya tantangan baru. Setelah hubungan utama tidak lagi bertumpu pada tarik-ulur jadi atau tidak, apa yang membuat ceritanya tetap menarik? Jawaban yang ditawarkan para pembuatnya justru berada pada hal-hal yang lebih dekat: belajar berbagi hidup tanpa kehilangan kesenangan ketika bersama.

Joanne dan Noah Tidak Kembali ke Titik Awal

Joanne adalah pembawa podcast yang agnostik, sedangkan Noah seorang rabi. Perbedaan pandangan, lingkungan keluarga, dan harapan terhadap masa depan sudah menjadi bagian penting dari hubungan mereka. Musim ketiga tidak menghapus semua itu, tetapi membawa pasangan ini ke posisi yang lebih mantap.

Dalam penjelasan kepada Netflix Tudum, co-showrunner Jenni Konner mengatakan tim kreatif tidak ingin terus mengulang pertanyaan apakah keduanya akan bersama. Fokusnya sekarang bergeser ke bagaimana mereka menjalani hubungan tersebut. Bruce Eric Kaplan juga menyebut keinginan memberi Joanne dan Noah kesempatan menikmati kebersamaan setelah berbagai kesulitan sebelumnya.

Pergeseran itu membuka ruang untuk konflik yang berbeda. Sebuah hubungan tidak harus selalu berada di ambang putus agar mempunyai cerita. Menentukan apa yang ingin dibangun bersama pun bisa memunculkan percakapan yang lucu, canggung, sekaligus penting bagi kedua orang di dalamnya.

Hidup Bersama Tetap Bisa Menyenangkan

Erin Foster, kreator serial ini, menjelaskan bahwa ia ingin Joanne dan Noah tetap saling menggoda dan menikmati hubungan mereka. Kemantapan tidak harus membuat pasangan tersebut kehilangan hal yang dulu menarik mereka satu sama lain. Tim penulis justru ingin menemukan momen romantis baru setelah fase pendekatan selesai.

Konner menggambarkan suasana yang mereka cari sebagai sesuatu yang ringan dan meriah. Dalam proses penulisan, gagasan cerita ditimbang berdasarkan apakah masih sesuai dengan perasaan tersebut. Jadi, arah musim ini memang tidak dibangun untuk terus-menerus menumpuk masalah pada pasangan utamanya.

Ini bukan berarti hubungan Joanne dan Noah berubah menjadi kehidupan tanpa hambatan. Namun, dari penjelasan pembuatnya, kesenangan mereka saat bersama tetap ingin dipertahankan. Buat penonton yang sudah mengikuti perjalanan keduanya, pendekatan tersebut menawarkan kesempatan melihat hasil dari keputusan yang selama ini mereka perjuangkan.

Sarah Silverman Membawa Lingkungan Baru ke Cerita

Salah satu wajah baru musim ini adalah Sarah Silverman sebagai Rabbi Eden. Ia memerankan pengajar kelas pengantar agama Yahudi yang diikuti Joanne. Netflix memperkenalkan karakter tersebut sebagai sosok hangat dengan kepribadian unik, sekaligus kehadiran yang mendukung Joanne dan Noah.

Andrew Rannells bergabung sebagai Sebastien, peserta kelas yang menjadi saingan Joanne. Keyla Monterroso Mejia memainkan Amber, perempuan lajang yang juga mengikuti kelas tersebut dan sangat ingin menemukan pasangan Yahudi.

Lingkungan baru ini memberi Joanne hubungan di luar lingkaran yang sudah dikenalnya. Ia tidak hanya berhadapan dengan Noah dan keluarganya, tetapi juga orang-orang yang mempunyai tujuan serta pandangan masing-masing. Pembahasan mengenai keyakinan tetap menjadi bagian cerita, bukan sekadar persoalan yang langsung hilang setelah pasangan utamanya memutuskan tinggal bersama.

Morgan, Sasha, dan Esther Menghadapi Perubahan Sendiri

Ketika Joanne dan Noah mulai menemukan kestabilan, orang-orang di sekitar mereka justru memasuki keadaan berbeda. Sasha, yang diperankan Timothy Simons, dan Esther, karakter Jackie Tohn, kembali berhadapan dengan dunia kencan. Morgan, saudari Joanne yang dimainkan Justine Lupe, sedang berusaha membawa kariernya ke tingkat berikutnya.

Hubungan Morgan dan Sasha juga tetap menjadi bagian penting. Ada kedekatan yang belum mudah mereka jelaskan, sementara kehidupan masing-masing sudah cukup rumit. Untuk yang selama ini memperhatikan percakapan mereka, musim baru memberi alasan untuk terus mengikuti perkembangan kedua karakter tersebut tanpa perlu mengetahui lebih dahulu ke mana akhirnya.

Dalam wawancara Tudum yang terbit pada 22 Oktober, Lupe dan Simons membahas kesempatan memainkan sisi romantis karakter mereka dengan lebih serius. Simons menyebut inspirasi dari suasana Before Sunrise untuk salah satu episode. Penjelasan itu memperlihatkan bahwa peran mereka tidak hanya dipakai sebagai selingan komedi bagi pasangan utama.

Erin Foster Ikut Muncul di Depan Kamera

Selain bekerja di balik layar, Foster juga tampil sebagai Nicole. Menurut penjelasannya, karakter ini mengingatkan pada versi diri Joanne yang dulu lebih kacau dan sering merusak peluangnya sendiri.

Kehadiran Nicole menjadi cara mempertemukan Joanne dengan gambaran kehidupan yang pernah dekat dengannya. Ketika seseorang merasa sudah berubah, bertemu sosok yang mengingatkan pada kebiasaan lama bisa menjadi pengalaman yang tidak nyaman. Namun, hasil pertemuan tersebut tetap menjadi bagian cerita yang lebih enak ditemukan saat menonton.

Nama tambahan lain yang diumumkan Netflix mencakup Avan Jogia, Poorna Jagannathan, Sadie Sandler, Stephanie Koenig, dan Steven Weber. Mereka memperluas lingkungan karakter, sehingga cerita tidak hanya berputar pada percakapan pasangan utama di rumah.

Ulasan Awal Justru Menoleh ke Karakter Pendukung

Ulasan The Guardian pada 22 Oktober menyoroti Morgan dan Sasha sebagai sumber daya tarik baru. Menurut ulasan tersebut, kehidupan domestik Joanne dan Noah membuat ketegangan hubungan utama berkurang, sementara karakter pendukung membantu menjaga energi komedinya.

Itu merupakan penilaian satu media, bukan kesepakatan seluruh penonton. Namun, catatannya menarik: ketika sebuah romansa sudah lebih stabil, cerita lain di sekitarnya bisa mengambil peran yang sebelumnya dipegang pasangan utama.

Sepuluh Episode Dirilis Bersamaan

Netflix merilis seluruh 10 episode musim ketiga sekaligus, bukan melalui jadwal mingguan. Pembaca yang ingin mengikuti ceritanya tidak perlu menunggu satu episode baru setiap pekan. Sementara untuk penonton baru, memulai dari musim pertama akan membantu memahami hubungan keluarga dan pilihan yang membawa Joanne serta Noah ke tahap sekarang.

Halaman resmi Netflix Indonesia mencantumkan serial ini dengan klasifikasi 18+, serta pilihan audio dan subtitle bahasa Indonesia. Meski begitu, tampilan katalog publik yang dapat diperiksa masih menampilkan dua musim. Ketersediaan seluruh episode musim ketiga pada akun Indonesia perlu dipastikan melalui pilihan musim di aplikasi, bukan hanya mengandalkan tanggal rilis global.

Nobody Wants This kini mencoba sesuatu yang tidak selalu mendapat banyak ruang dalam komedi romantis: memperlihatkan kehidupan setelah dua orang memilih bersama. Joanne dan Noah sudah melewati masa pendekatan. Sekarang, yang menarik justru bagaimana mereka mempertahankan rasa suka ketika hubungan tidak lagi hanya berisi pertemuan yang sudah direncanakan.

← Semua berita