The Mummy 4: Brendan Fraser dan Rachel Weisz Reuni di London

Rick dan Evelyn akhirnya kembali berada di tempat yang sama. Setelah sekian lama kabar film baru The Mummy berisi pengumuman pemain dan rencana produksi, foto Brendan Fraser bersama Rachel Weisz di lokasi syuting London memberi sesuatu yang lebih nyata: pasangan utama dari dua film pertamanya benar-benar kembali bekerja bersama.
Foto kebersamaan mereka muncul dalam pemberitaan pada 14 Oktober 2026. Sebelumnya, keduanya sudah terlihat menjalani pengambilan gambar secara terpisah. Kali ini, Fraser dan Weisz berada dalam satu rangkaian foto lokasi syuting, mengenakan kostum untuk kembali memainkan Rick O’Connell dan Evelyn.
Bagi yang mengikuti petualangan mereka sejak dulu, jarak waktunya cukup panjang. Fraser dan Weisz terakhir tampil bersama dalam The Mummy Returns pada 2001. Reuni sekarang datang 25 tahun kemudian, membawa pertanyaan yang menarik: seperti apa petualangan Rick dan Evelyn setelah dunia, para pemain, dan penontonnya sama-sama berubah?
Reuni Dua Tokoh yang Membentuk Petualangan The Mummy
Dalam The Mummy versi 1999, Rick adalah petualang yang bekerja sama dengan Evelyn, seorang pustakawan yang memahami sejarah Mesir kuno. Perjalanan mencari peninggalan masa lalu membawa mereka berhadapan dengan Imhotep, sosok yang bangkit kembali setelah kutukannya terusik.
Hubungan keduanya kemudian berkembang dalam The Mummy Returns. Rick dan Evelyn sudah menjadi pasangan suami istri, lalu harus menyelamatkan putra mereka di tengah ancaman supernatural yang kembali muncul. Petualangannya menjadi lebih personal karena keluarga mereka ikut berada dalam bahaya.
Itulah yang membuat reuni ini punya daya tarik di luar keberadaan monster atau kutukan baru. Ada hubungan yang sudah dibangun melalui dua film, lengkap dengan perbedaan karakter dan cara mereka menghadapi masalah. Film berikutnya punya kesempatan melanjutkan hubungan tersebut, bukan memperkenalkannya lagi dari awal.
Foto Syuting Memberi Petunjuk Visual, Bukan Jawaban Cerita
Dalam laporan foto lokasi syuting, Weisz terlihat memakai busana bernuansa merah marun, sementara Fraser mengenakan jaket cokelat di atas kemeja kotak-kotak. Penampilan mereka berbeda dari pakaian petualangan gurun yang paling mudah diingat dari film pertama.
Namun, kostum dan lokasi belum cukup untuk memastikan seluruh latar cerita. Pengambilan gambar di London tidak otomatis berarti keseluruhan petualangan berlangsung di Inggris. Begitu pula interaksi kedua pemain di sela syuting tidak bisa langsung dianggap menjelaskan hubungan karakter mereka dalam naskah.
Untuk sekarang, hal yang paling jelas adalah perkembangan produksinya. Reuni ini sudah bergerak dari pengumuman menuju pekerjaan di depan kamera. Detail tentang ancaman baru, perjalanan yang akan ditempuh, dan keadaan keluarga O’Connell masih perlu menunggu materi resmi berikutnya.
Radio Silence Mengambil Alih Kursi Sutradara
Film baru ini disutradarai Matt Bettinelli-Olpin dan Tyler Gillett, duo yang dikenal sebagai Radio Silence. Mereka sebelumnya menggarap Ready or Not dan dua film Scream, sementara David Coggeshall menangani naskah The Mummy kali ini.
Dalam wawancara Entertainment Weekly pada Maret 2026, keduanya mengatakan gagasan proyek ini mulai dibicarakan ketika mereka mengerjakan Abigail. Mereka kemudian mengembangkan konsep bersama Coggeshall. Bettinelli-Olpin menekankan kekuatan karakter dan emosi dalam naskah sebagai bagian penting yang menarik Fraser serta Weisz untuk kembali.
Penjelasan itu memberi arah yang menarik. Nama Radio Silence memang dekat dengan horor, tetapi tantangan The Mummy bukan hanya membuat ancaman terlihat menyeramkan. Petualangan, humor, dan hubungan antartokoh juga perlu mendapat ruang agar filmnya tidak kehilangan ciri yang membedakan seri ini dari cerita monster biasa.
Sejumlah Wajah Lama Ikut Kembali
Reuninya tidak berhenti pada Fraser dan Weisz. John Hannah kembali bergabung sebagai Jonathan, saudara Evelyn. Oded Fehr dan Kevin J. O’Connor juga masuk dalam jajaran pemain yang kembali, setelah sebelumnya tampil sebagai Ardeth Bay dan Beni.
Selain kelompok lama, Numan Acar dan Michael Johnston ikut bergabung. Rincian peran keduanya belum dibuka dalam pemberitaan casting yang tersedia. Kehadiran mereka memberi ruang bagi cerita untuk menghadirkan hubungan dan konflik baru, tanpa seluruh bebannya harus dipikul karakter yang sudah dikenal.
Nama-nama yang kembali tentu membuat penasaran, terutama karena nasib beberapa karakter dalam film terdahulu cukup spesifik. Tetapi belum ada dasar untuk memastikan apakah kemunculan mereka nanti memakai kilas balik, unsur supernatural, atau pendekatan lain. Itu masih menjadi bagian cerita yang disimpan tim produksi.
Fraser Sudah Menyiapkan Diri Sejak Sebelum Syuting
Jauh sebelum foto reuni ini beredar, Fraser sudah membicarakan persiapannya ketika tampil di The Tonight Show pada Mei 2026. Ia menyampaikan keinginan mempertemukan kembali para pemain lama dan mengaku sedang berusaha menyiapkan kondisi fisiknya untuk pekerjaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Fraser juga menyinggung rencana kembali ke lokasi-lokasi tertentu, tetapi berhenti sebelum menjelaskan terlalu jauh. Komentarnya merupakan gambaran persiapan beberapa bulan lalu, bukan bocoran baru yang muncul bersamaan dengan foto Oktober.
Persiapan fisik itu menjadi bagian menarik dari kembalinya seorang aktor ke peran aksi setelah bertahun-tahun. Film baru tidak harus menuntut Rick bergerak persis seperti versi lamanya. Justru ada kesempatan membuat pengalaman dan perubahan usia menjadi bagian karakter, selama naskahnya memberi ruang untuk itu.
Jadwalnya Oktober 2027, Bukan Oktober Tahun Ini
Universal menyiapkan film baru The Mummy untuk penayangan bioskop pada 15 Oktober 2027. Jadwal tersebut maju dari rencana sebelumnya pada 19 Mei 2028, sebagaimana diberitakan Variety ketika perubahan kalender studio diumumkan pada April.
Jadi, foto syuting yang beredar sekarang bukan tanda bahwa filmnya sudah siap ditonton. Masih ada proses produksi dan penyelesaian sebelum penayangan. Sebutan The Mummy 4 juga masih menjadi nama praktis untuk membedakannya dari film-film sebelumnya; judul lengkapnya belum diumumkan dalam laporan terbaru yang diperiksa.
Tanggal bioskop tersebut belum menjadi konfirmasi jadwal Indonesia. Belum ada informasi lokal yang dapat dipastikan dari sumber yang digunakan, begitu pula layanan streaming yang nantinya akan menayangkannya di Indonesia. Untuk saat ini, perkembangan utamanya tetap berada pada proses syuting dan kembalinya para pemain.
Nostalgia Sudah Ada, Sekarang Tinggal Cerita Barunya
Melihat Fraser dan Weisz kembali bersama memang memberi alasan untuk menoleh ke film-film lama. Namun, reuni pemain hanya menjadi pembuka. Tantangan yang lebih besar adalah membuat petualangan berikutnya mempunyai alasan untuk diceritakan, bukan sekadar mengulang adegan yang dahulu berhasil.
Yang menarik ditunggu adalah bagaimana Rick dan Evelyn menghadapi masalah baru sebagai dua orang yang sudah melalui banyak hal bersama. Hubungan mereka bisa menjadi pusat cerita yang kuat, sementara dunia di sekelilingnya berkembang dengan karakter dan ancaman berbeda.
Foto dari London belum menjawab semua itu, tetapi setidaknya penantian kini punya bentuk yang lebih jelas. Rick dan Evelyn sudah kembali di depan kamera. Langkah berikutnya adalah melihat ke mana petualangan mereka akan dibawa.
